Senin, 30 Maret 2015

PARTISIPASI KECAMATAN PEKUTATAN DALAM LOMBA OGOH-OGOH DI KABUPATEN JEBRANA

jumat, 20 maret 2015 (1936 caka)

KOKORAMA'S NEWS- pada hari jumat, 20 maret 2015 bertepatan dengan purnama sasih kesanga (pengerupukan), jembrana mengadakan lomba ogoh-ogoh tingkat kabupaten, pesertanya terdiri dari 13 STT (sekehe truna truni) di masing masing desa dari 5 kecamatan , yaitu : kec. pekutatan, kec. melaya, kec. mendoyo, kec. negara, dan kec. jembrana, mungkin tak banyak yang saya ketahui tentang lomba ogoh-ogoh yang dilaksanakan kabupaten jemberana, dan saya tidak bisa menyebutkan semua tema ogoh ogoh di tiap kecamatan namun saya hanya bisa menjelaskan tema dari STT kecamatan pekutatan, yaitu dari desa pangyangan, desa pekutatan dan desa medewi.
  1. desa pangyangan
desapangyangan mengambil tema dewi durga , dimana diceritakan dewi durga sedang dipuja oleh lenda lendi.
berikut gambarnya :



    
      2.Desa pekutatan

 desa pekutatan mengambil tema betara kala, dimana di ceritakan dewa siwa yang sedang tertarik dengan kecantikan dewi uma, dan dewa siwa ingin melakukan persetubuhan dengan dewi uma karena sesuatu hal, oleh karena itu dewi uma berlari dan berlari meliintasi laut yang sangat luas, karena tidak dapat menahan hawa nafsunya, dewa siwa pun mengeluakan air maninya di atas segara  (laut) dan terlahir lah betara kala, dia di anugerahkan kasaktian dan bisa memakan anak-anak yang lahir tepat pada tumpek wayang, namun tidak boleh memakan anak yang berusia sebelum usia 5 tahun, mengingat tentang hal itu , betara kala ingat tentang adiknya yang lahir tepat pada tumpek wayang, maka dari itu, untuk menghindari hal tersebut dewa siwa mengadaakan suatu upacara suci untuk melepaskan anaknya dari betara kala yang di sebut mebayuh, dan betara kala selau memakan anak kecil yang terlahir ditumpek wayang sampai sekarang.

berikut gambar dari ogoh-ogoh dari desa pekutatan :
     3. Desa medewi 
mengambil tema tentang aji rawa rontek dan pancasona ( kesaktian yang tidak bisa mati rahwana).
ramayana bertempur dengan dibantu hanoman dan kaum wenara (monyet) lainnya. diceritakan leher rahwana berhasil di panah oleh rama dan putus, namun berkat kesak tian rawarontek yang di miliki oleh rahwana datang kepala lagi dan begitu seterusnya.

berikut gambar ogoh-oguoh dari desa medewi :








nah sekian dulu tentang tema yang sedang diambil dari kecamatan pekutatan.


# untuk sebagai dokumentasi ini merupakan foto  ogoh-ogoh dari berbagai kecamatan di jembrana.






udah sekian dulu dari KOKORAMA'S NEWS kali ini, nantikan hasil berita lainnya.
adi purnawan melaporkan dari rumah. kwkwkwkwkwk bye all..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar